Nilai kartu
As bernilai satu, kartu dua sampai sembilan mengikuti angkanya, sedangkan sepuluh dan kartu gambar bernilai nol. Nilai tangan menggunakan digit satuan dari jumlah kartu.
Baccarat membandingkan dua tangan bernama Player dan Banker, dengan sasaran nilai akhir paling dekat ke sembilan. Pemain tidak memilih kartu yang akan diambil oleh kedua tangan; pembagian mengikuti aturan permainan. Kenali nilai kartu dan cara membaca hasil terlebih dahulu, lalu bedakan baccarat standar dari variasi yang memiliki ketentuan tambahan.

Nama tangan tidak menunjuk identitas orang yang bertaruh. Player dan Banker tetap menjadi label hasil yang dibandingkan.
As bernilai satu, kartu dua sampai sembilan mengikuti angkanya, sedangkan sepuluh dan kartu gambar bernilai nol. Nilai tangan menggunakan digit satuan dari jumlah kartu.
Player dan Banker adalah dua tangan. Tie berarti nilai akhir keduanya sama. Menentukan hasil tangan berbeda dari menghitung pembayaran pilihan yang mengikuti aturan meja.
Nilai delapan atau sembilan dari dua kartu awal disebut natural. Jika salah satu tangan memiliki natural, kedua tangan tidak menerima kartu tambahan pada putaran itu.

Player mendapat 7 dan As, sehingga nilainya 8. Banker mendapat 4 dan 3, sehingga nilainya 7. Nilai 8 pada Player adalah natural; tidak ada kartu tambahan untuk kedua tangan. Dalam contoh ini Player mempunyai nilai lebih tinggi. Contoh tersebut menjelaskan penetapan hasil, tanpa mengasumsikan nilai taruhan atau pembayaran.
Sekarang perhatikan hitungan kartu 9 dan 7: jumlahnya 16, sehingga nilai baccarat menjadi 6. Ini berbeda dari blackjack, yang tetap menghitung total kartu dengan tujuan mendekati 21. Contoh 16 menjadi 6 hanya menjelaskan cara menghitung nilai tangan baccarat; keputusan kartu tambahan tetap mengikuti keseluruhan aturan pembagian.
Pada putaran tanpa natural, kartu tambahan dapat dibagikan menurut aturan tetap. Pembagian untuk Banker dapat bergantung pada total awal Banker serta kartu ketiga Player bila ada. Pemain tidak memakai tombol Hit atau Stand untuk mengubah keputusan itu. Jika ingin memeriksa sebuah putaran tertentu, catat seluruh urutan kartu, bukan hanya total awal yang terlihat.
Setelah pembagian selesai, nilai akhir kedua tangan dibandingkan. Tangan dengan nilai lebih dekat ke sembilan menjadi hasil Player atau Banker; nilai yang sama menjadi Tie. Perhitungan hasil ini perlu dipisahkan dari ketentuan pembayaran, komisi, atau pilihan tambahan pada meja tertentu. Jangan memindahkan angka pembayaran dari satu variasi ke variasi lain.
Nama Squeeze berkaitan dengan cara kartu dibuka, sedangkan variasi No Commission atau produk khusus dapat mempunyai ketentuan pembayaran berbeda. Panduan ini memakai kerangka baccarat standar untuk menerangkan tangan dan nilai. Papan riwayat mencatat putaran yang telah terjadi; deretan hasil bukan alasan menganggap Player, Banker, atau Tie berikutnya sudah pasti.
Gunakan As satu, angka dua sampai sembilan, dan nol untuk sepuluh serta kartu gambar. Ambil digit satuan dari jumlahnya.
Periksa natural pada dua kartu awal. Bila pembagian berlanjut, ikuti aturan kartu ketiga meja dan catat kartu tambahan pada tangan yang tepat.
Bandingkan nilai akhir untuk menetapkan Player, Banker, atau Tie. Baca ketentuan pembayaran tersendiri sesuai pilihan dan versi meja.
Dalam baccarat, K bersama J, Q, dan kartu sepuluh bernilai nol. Ini berbeda dari blackjack, yang memberi kartu tersebut nilai sepuluh. Gunakan aturan nilai sesuai permainan yang sedang dibahas.
Jumlah 19 menjadi nilai 9 dalam baccarat karena hanya digit satuannya dipakai. Nilai 9 lebih tinggi dari 8. Jangan memakai jumlah dua digit sebagai nilai akhir tangan.
Tidak pada baccarat standar. Kartu ketiga mengikuti aturan pembagian, bukan pilihan pribadi seperti Hit pada blackjack. Untuk memahami suatu putaran, periksa kartu kedua tangan beserta urutan pembagiannya.
Tidak. Riwayat tersebut hanya menjelaskan hasil yang telah tercatat. Pola visual tidak membuat satu pilihan menjadi hasil wajib pada putaran berikutnya.